GEJALA AWAL STROKE RINGAN

GEJALA  AWAL STROKE RINGAN

GEJALA  AWAL STROKE RINGAN

GEJALA AWAL STROKE RINGAN

Setiap tahun, sekitar 425000 perempuan di dunia terkena stroke . Dan hampir 77000 perempuan harus melepas nyawa akibat stroke . Kaum hawa berisiko terserang penyakit stroke lebih tinggi dari pria .

Stroke adalah gangguan fungsi otak yang terjadi secara tiba – tiba , disebabkan oleh gangguan pembuluh darah di otak, dan bisa menyebabkan kematian.

Stroke bisa datang kapan saja, di manapun dan pada siapa saja. Seseorang dikatakan terkena stroke bila mengalami defisit neurologis selama lebih dari 24 jam . Bila kurang dari itu disebut stroke ringan.

Semakin kita mengerti tentang gejala awal penyakit stroke pada wanita, semakin cepat Anda memperoleh pengobatan. Semakin cepat berobat , akan menurunkan tingkat risiko Kita terkena cacat, dan bisa sembuh lebih cepat.

GEJALA  AWAL STROKE RINGAN

GEJALA AWAL STROKE RINGAN

Seperti dilansir dari http://www.obatencok.com, beberapa gejala stroke pada wanita, yang harus Anda ketahui.

1. Mati rasa pada lengan, wajah, kaki, terutama pada satu sisi tubuh
2. Kebingungan, kesulitan bicara, kurang memahami dan tidak mengingat pembicaraan.
3. Kehilangan keseimbangan, kurangnya koordinasi, dan kesulitan berjalan.
4. Nyeri tiba-tiba pada wajah dan tungkai
5. Cegukan mendadak.
6. Sesak nafas tiba-tiba
7. Nyeri dada yang parah.

Sedangkan gejala psikologis yang terjadi adalah: disorientasi, perubahan perilaku mendadak, halusinasi dan tidak responsif jika diajak bicara.

Penderita stroke, bisa mengalami masalah mental yang lebih fatal, jika kondisinya tidak ditangani dengan baik. Mereka memiliki kecenderungan untuk bertindak konstruktif jika marah.

Maka dari itu Ladies, kenali tanda-tanda dan gejala penyakit stroke. Penyakit ini juga bisa menyerang wanita usia muda. Jika Anda mengamati seseorang dengan gejala stroke, Anda dapat membantunya.

Jangan abaikan gejala-gejala ringan, seperti penglihatan ganda, menjatuhkan benda berkali-kali secara tak sengaja, cegukan berulang atau nyeri pada kaki. Tetap waspada ya Ladies.

Iklan

Gejala Penyakit Batu Ginjal , Pencetus dan Terapi

Gejala Penyakit Batu Ginjal , Pencetus dan Terapi

Gejala Penyakit Batu Ginjal , Pencetus dan Terapi

Gejala Penyakit Batu Ginjal , Pencetus dan Terapi

Pada artikel ini saya hendak bahas gejala sakit penyakit batu ginjal , penyebab , faktor risiko, macam batu ginjal juga cara pengobatannya. Sakit batu ginjal (renal lithiasis) adalah gumpalan mini serta keras yang terbentuk di dalam ginjal kita.

Batu ginjal terbentuk dari mineral dan asam garam. Batu ginjal dapat disebabkan oleh berbagai hal. Pada skenario yang umum, batu ginjal terbentuk ketika urin berkonsentrasi, mineral mengkristal dan menggumpal.

Sakit Batu Ginjal biasanya berawal pada bagian tubuh atau punggung, di bawah pinggul serta bergerak ke perut bagian bawah dan pangkal paha. Rasa nyeri berubah seiring dengan pergerakan batu ginjal pada saluran urin .

Batu ginjal biasanya tidak menyebabkan kerusakan permanen. Pengobatan rasa sakit dan minum banyak air putih merupakan cara dari pengobatan yang sering dilakukan. Bagaimanapun, pengobatan dapat membantu mencegah terbentuknya batu ginjal pada mereka dengan peningkatan risiko.
Gejala Penyakit Batu Ginjal

Batu ginjal dapat ataupun tidak menyebabkan tanda dan gejala sampai batu tersebut bergerak di dalam ureter –pipa yang menghubungkan ginjal dan kandung kemih. Pada satu titik, tanda dan gejala yang dapat terjadi adalah:
• Sakit yang sangat pada sisi tubuh atau punggung, di bagian bawah pinggul
• Sakit yang bergerak ke bagian bawah tubuh dan pangkal paha
• Nyeri pada saat kencing
• Kencingberwarna pink , merah atau coklat
• Mual dan muntah
• Sering buang air kecil
• Demam dan menggigil saat infeksi terjadi

Penyebab & Faktor Risiko

1. Penyebab

Batu ginjal sering tidak terdefinisikan dengan satu penyebab. Beberapa faktor yang sering berkombinasi, membuat kondisi dimana seseorang rentan mengalami batu ginjal.

Batu ginjal terbentuk ketika komponen urin –cairan dan berbagai mineral dan asam- hilang keseimbangan. Ketika hal ini terjadi, urin anda terdapat lebih banyak zat yang mengkristal, seperti kalsium, oxalate dan uric acid, daripada cairan. Pada saat yang sama, pada urin anda terdapat zat yang mengkristal dan menggumpal sehingga terbentuk batu ginjal. Hal ini membuat kondisi dimana batu ginjal lebih mungkin terbentuk.

2. Faktor resiko

Faktor resiko yang bisa memperbesar peluang batu ginjal terjadi antara lain:
• Memiliki seseorang dalam keluarga dengan kasus batu ginjal
• Orang yang berusia 40 tahun keatas, meskipun batu ginjal dapat terjadi pada usia berapapun
• Laki-laki lebih cenderung mengalami batu ginjal
• Dehidrasi
• Makanan tertentu yang tinggi protein, tinggi sodium dan gula dapat meningkatkan risiko beberapa jenis batu ginjal
• Obesitas
• Mempunyai penyakit atau operasi pada saluran pencernaan
• Kondisi medis lain, antara lain renal tubular acidosis, cystinuria, hyperparathyroidism dan infeksi saluran urin tertentu

Jenis-jenis batu ginjal dan cara pencegahan
Jenis-Jenis Batu Ginjal
Penyakit Batu Ginjal dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan sumber pembentuk batu ginjal .

Gejala Penyakit Batu Ginjal , Pencetus dan Terapi

Gejala Penyakit Batu Ginjal , Pencetus dan Terapi

1. Batu kalsium

Banyak batu ginjal adalah batu kalsium yang biasanya berbentuk kalsium oxalate. Kadar oxalate yang tinggi dapat ditemukan pada beberapa buah dan sayuran, kacang dan coklat. Hati anda juga menghasilkan oxalate. Makanan, vitamin D dosis tinggi, operasi saluran pencernaan dan beberapa kelainan metabolisme dapat meningkatkan konsentrasi kalsium atau oxalate pada urin. Batu kalsium juga dapat terjadi dalam bentuk kalsium fosfat.

2. Batu struvite

Batu struvite terbentuk sebagai respon terhadap infeksi, seperti infeksi saluran urin. Batu struvite dapat berkembang dengan cepat dan menjadi cukup besar.

3. Batu uric acid

Ini terbentuk pada mereka yang mengalami dehidrasi, mereka yang makan makanan tinggi protein dan mereka yang memiliki encok. Faktor genetik tertentu dan kelainan pada jaringan penghasil darah juga dapat membuat anda cenderung mengalami batu uric acid.

4. Batu cystine

Batu ginjal jenis ini memiliki kasus yang sedikit. Batu ini terbentuk pada mereka yang memiliki kelainan secara turun temurun yang menyebabkan ginjal menghasilkan asam amino (cystinuria) tertentu dalam jumlah banyak.

5. Batu lainnya

Kasus batu ginjal langka lainnya juga dapat terjadi.

Mengetahui jenis batu ginjal yang anda alami dapat membantu anda mengerti apa yang menyebabkan batu ginjal terbentuk dan dapat memberikan petunjuk apa yang dapat anda lakukan untuk mengurangi risiko mengalami batu ginjal.
Pencegahan Penyakit Batu Ginjal

Penyakit Batu Ginjal bisa dicegah dengan cara membiasakan diri mempraktekan pola hidup sehat. Lebih jelasnya seperti poin-poin di bawah ini:
• Perubahan gaya hidup:
• Minum cukup air setiap hari
• Makan lebih sedikit makanan kaya oxalate, seperti bayam, ubi, teh, cokelat dan produk kedelai
• Memilih makanan yang rendah garam dan protein hewani
• Makan makanan kaya kalsium, akan tetapi membatasi penggunaan suplemen kalsium

Oke, itu dia informasi yang bisa saya berikan mengenai gejala penyakit batu ginjal, penyebab dan cara pencegahannya. Di artikel selanjutnya saya akan membahas tentang cara mengobati batu ginjal. Baca juga artikel sebelumnya tentang gejala gagal ginjal akut dan gejala gagal ginjal kronis